SMK Muhammadiyah Ponjong – Senin, 19 Mei 2025 menjadi hari bersejarah dan penuh kebanggaan bagi keluarga besar SMK Muhammadiyah Ponjong. Dalam gelaran Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kabupaten Gunungkidul, sekolah kami kembali menorehkan prestasi yang membanggakan melalui kreativitas dan semangat juang para siswa dalam dua cabang lomba bergengsi: Film Pendek dan Poster.
Pada cabang lomba Film Pendek, tim produksi film dari SMK Muhammadiyah Ponjong berhasil meraih Juara 2, mengungguli 19 tim dari berbagai SMA dan SMK se-Kabupaten Gunungkidul. Karya film yang mereka persembahkan tidak hanya menonjol dari segi kualitas teknis, seperti sinematografi, penyutradaraan, dan pengeditan, tetapi juga menyampaikan pesan moral yang kuat dan menggugah, sesuai dengan nilai-nilai luhur yang dijunjung tinggi oleh sekolah.



Film tersebut menceritakan kisah inspiratif tentang perjuangan dan harapan, relevan dengan kehidupan remaja masa kini, serta mampu membangun empati dan refleksi bagi para penontonnya. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa siswa-siswi SMK Muhammadiyah Ponjong memiliki potensi besar dalam dunia perfilman dan karya kreatif.
Sementara itu, pada cabang lomba Poster, nama Ananda Ribut Aji, siswa kelas XI Program Keahlian Desain Komunikasi Visual (DKV), turut mengharumkan nama sekolah dengan berhasil meraih Juara Harapan 3. Karya poster yang ia buat memadukan unsur estetika visual yang menawan dengan pesan yang relevan dan menyentuh, sesuai dengan tema besar FLS3N 2025. Poster tersebut menunjukkan pemahaman mendalam Ananda terhadap desain yang komunikatif dan bermakna.

Prestasi yang diraih ini tidak terlepas dari kerja keras para siswa, dukungan penuh para guru pembimbing, serta lingkungan sekolah yang selalu mendorong pengembangan minat dan bakat siswa di berbagai bidang. Ini adalah wujud nyata dari komitmen SMK Muhammadiyah Ponjong dalam mencetak generasi muda yang kreatif, kompetitif, dan berkarakter.
Kepala SMK Muhammadiyah Ponjong, dalam keterangannya, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas pencapaian ini. Beliau menegaskan bahwa:
“Prestasi tidak hadir dari keajaiban, melainkan dari proses panjang yang dijalani dengan tekun, penuh semangat, dan kepercayaan pada kemampuan diri sendiri. Teruslah berkarya, karena masa depan dirancang oleh mereka yang berani bermimpi dan bertindak.”
Semoga prestasi ini menjadi penyemangat bagi seluruh siswa untuk terus berkarya dan berprestasi, serta menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain bahwa dengan semangat, kerja keras, dan pembinaan yang tepat, setiap anak memiliki kesempatan untuk bersinar.
