Ponjong, 12 Desember 2025 — SMK Muhammadiyah Ponjong kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun kesehatan mental dan dukungan sosial di lingkungan sekolah melalui kegiatan Pelatihan Peer Konseling. Sebanyak 28 murid terpilih yang dianggap memiliki potensi kepemimpinan dan empati tinggi, secara resmi mengikuti kegiatan yang diselenggarakan pada hari Jumat, 12 Desember 2025.
Pelatihan ini secara langsung dibimbing dan difasilitasi oleh Ibu Linda Feristiana, S.Psi., seorang profesional di bidang psikologi, yang bertujuan membekali peserta dengan keterampilan dasar konseling sebaya (peer counseling) yang efektif.
🌟 Fokus Pelatihan: Empati dan Keterampilan Mendengar Aktif
Selama sesi yang berlangsung secara interaktif, para peserta mendalami berbagai modul penting, meliputi:
1. Mendengar Aktif: Mengembangkan kemampuan untuk mendengarkan tanpa menghakimi.
2. Pemahaman Mendalam: Belajar memahami akar permasalahan dan kondisi emosional teman sebaya.
3, Komunikasi Empatik: Memberikan respons dan bantuan dengan cara yang bijaksana, penuh kasih, dan menjaga kerahasiaan.
Diharapkan, dengan bekal ini, para calon peer konselor dapat menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara siswa dan guru Bimbingan Konseling (BK), serta menciptakan lingkungan belajar yang aman dan suportif.
📈 Membangun Generasi Unggul Secara Akademik dan Emosional
Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah Ponjong menegaskan bahwa program Peer Konseling adalah investasi penting bagi masa depan siswa.
“Program ini bukan hanya tentang memecahkan masalah, tetapi tentang membangun budaya saling peduli. Kami berkomitmen untuk menghasilkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat secara sosial, emosional, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan sekitarnya,” ujarnya.
Melalui inisiatif ini, SMK Muhammadiyah Ponjong optimis bahwa lingkungan sekolah akan menjadi tempat yang semakin nyaman, suportif, dan menjadi pusat pembentukan karakter yang positif bagi seluruh warganya.



